Minggu lalu saya mendapat kesempatan bergabung bersama teman-teman blogger dan tim dari ICITY Indosat Ooredoo (read: u-ri-du) untuk membahas digital komik. Ngomong-ngomong soal komik, saat kecil saya suka membaca komik. Komik Jepang seperti Doraemon, Cherry, Detektif Conan, dan Sinchan merupakan sahabat setia anak gaul 90-an seperti saya. Komik Jepang yang paling saya suka adalah serial Wildlife yang mengangkat cerita tentang seorang dokter hewan. Saya ingin seperti Thesso Iwashiro yang memiliki jiwa besar dan keikhlasan hati membantu hewan terutama satwa liar. Komik karya penulis Indonesia yang saya ingat terbit diakhir 90-an adalah komik Petruk Gareng karya Tatang S. Komik karya Tatang S, ini mampu mengenalkan tokoh perwayangan (Petruk , Gareng, Semar, dkk) dalam kehidupan sehari-hari dan memberi banyak pesan moral melalui kisah komedi dan terkadang horor.
Digital komik yang dibahas adalah Cronicle Of Calonarang Baladewa yang diterbitkan dalam dua versi yaitu versi dewasa dan versi anak-anak dengan multimedia yang lebih ceria khas anak-anak. Pertama kali melihat cuplikan komik yang terlintas dalam pikiran saya, He's Samsons. Hei... siapa yang tak kenal Samson laki-laki kuat yang mampu mengalahkan seekor singa namun tunduk pada pesona si cantik Delilah. Tapi ternyata saya salah....



