Rabu, 29 Juni 2016

Jurnal 110, Konsultasi Kesehatan Dalam Genggaman Kamu


Konsumsi makanan tinggi karbohidrat dan kolesterol telah menjadi pola hidup masyarakat secara umum. Kondisi ini meningkatkan resiko sindrom metabolik seperti obesitas. Masalah obesitas dalam 20 tahun terakhir ini telah menjadi masalah endemik masyarakat perkotaan. Obesitas ditandai dengan peningkatan bobot badan (>30%) akibat penimbunan lemak tubuh yang berlebihan. Kondisi obesitas biasanya disebabkan ketidakseimbangan jumlah kalori konsumsi dibandingkan dengan Dewasa ini jumlah kalori yang dibakar. Obesitas merupakan faktor utama perkembangan penyakit kronis, seperti penyakit kardiovaskular, aterosklerosis, osteoarthritis, dan penyakit lainnya. Kondisi kardio-obesitas dapat berakhir dengan kematian. (Iseng ngutip paragraf pertama dari skripsi saya)
Pola konsumsi masyarakat saat ini sangat dekat dengan fast food dan makanan berkalori tinggi lainnya. Kondisi ini menyebabkan tingginya kasus penyakit metabolisme. Penyakit metabolisme umumnya sangat terkait dengan pola makan dan gaya hidup. Penyakit metabolisme bukanlah penyakit infeksius yang dapat menyebar dan menjadi wabah, serta menyebabkan angka kematian yang tinggi ataupun kerugian ekonomi. Namun, penyakit metabolisme dapat dicegah apabila masyarakat dapat menerapkan pola hidup yang sehat dan melakukan tindakan preventif sehingga terhindar dari sakit dan penyakit. Tindakan preventif merupakan usaha yang dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit. Dalam perkuliahan terutama terkait kesehatan satwa liar, Preventif merupakan program utama dalam manajemen kesehatan satwa. 

Umumnya, kita akan datang ke dokter ketika sakit dan membutuhkan terapi ataupun pengobatan. Namun, bukankah lebih baik ketika kita melakukan tindakan preventif sehingga tidak sakit. Tindakan preventif akan menghasilkan peningkatan kualitas kesehatan individu maupun masyarakat. Dalam beberapa artikel yang saya baca terkait tindakan preventif dalam kesehatan masyarakat berhubungan dengan penyuluhan dan konsultasi. Kedua hal tersebut apabila diaplikasikan dengan baik akan mewujudkan kualitas kesehatan masyarakat yang lebih baik. Namun prakteknya sulit, Mengapa? Karena kesibukan, jarak, dan waktu menjadi jurang pemisah antara masyarakat dan tenaga kesehatan. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dibutuhkan sebuah inovasi yang bisa memudahkan masyarakat dan tenaga kesehatan untuk mewujudkan kehidupan yang lebih sehat.




Mereka merupakan 3 orang anak bangsa yang berinisiatif untuk mengembangkan teknologi dan informatika sebagai jembatan penghubung antara tenaga kesehatan dan masyarakat. Shinta Nurfauzia bersama dua rekannya Johannes dan Ronald bekerja sama membangun sebuah health marketplace  yang menghubungkan masyarakat dengan penyedia produk dan jasa kesehatan seperti dokter, klinik, rumah sakit, dan laboratorium. Health marketplace ini dikenal dengan nama Konsula. Sejak diluncurkan pada akhir tahun 2015 lalu, Konsula telah bekerja sama dengan 2371 dokter dan 940 klinik di Indonesia. Jasa yang disediakan berupa konsultasi kesehatan online melalui fitur chat dengan dokter, telepon dengan dokter, cari dan buat janji dokter, serta fitur terbaru konsula berupa E-Store
 
Konsula merepakan helath marketplace terlengkap di Indonesia. Konsula telah menambahkan fitur E-Store untuk memudahkan pengguna menemukan paket kesehatan dan kecantikan terbaik dengan harga yang lebih murah. Fitur E-Store sangat mudah digunakan, pengguna dapat membeli paket hanya dalam satu kali klik dan mendapat elektronik voucher dalam aplikasi yang berguna sebagai alat pembayaran pelayanan kesehatan pada mitra Konsula yang bersangkutan.

Nah.... Tunggu apa lagi?? Kamu bisa mendownload aplikasi Konsula langsung di handphone kamu dan dapatkan kesempatan berkonsultasi dengan dokter-dokter terbaik dibidangnya. Tidak perlu ada keraguan terkait kualitas dan kinerja dokter-dokter yang bergabung dalam konsula. Karena konsula bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk memverifikasi setiap data calon dokter yang akan bergabung. Selain itu, sudah ada 20 dokter yang siap menjawab keluhan kamu ketika menggunakan fitur chat dengan dokter.

So,  Adakah aplikasi Konsula dalam smartphone kamu? 

Saya sudah mencoba menggunakan fasilitas chat dengan Dokter dan hasilnya keren. Prinsipnya sama saja ketika kamu datang ke dokter. Dokter akan menanyakan keluhan yang kamu hadapi dan anamnesa (sejarah keluhan,  gaya hidup, dan penyakit yang pernah kamu alami sebelumnya). Lalu apakah ada tindakan lanjut?  Tentu saja ada,  kamu bisa memilih fitur Telepon dengan dokter dan dokter dari Konsula akan menghubungi kamu. Setiap pengguna mendapat kesempatan 15 menit konsultasi setiap menggunakan fitur ini. Jika keluhan kamu membutuhkan terapi atau pengobatan lanjutan,  kamu akan mendapat informasi terkait pemeriksaan yang harus dilakukan. Melalui aplikasi yang sama,  kamu bisa memilih rumah sakit dan dokter sesuai pilihan kamu disertai informasi terkait biaya pengobatan. 
 
Pertanyaan yang singgah di benak kamu saat ini pasti,  Berapa biaya yang harus dibayar untuk layanan ini?  Hingga beberapa minggu ke depan kamu bisa menikmati layanan ini secara GRATIS. So,  tunggu apa lagi??? Mumpung lagi ada promosi.
Nah... ini halaman depan aplikasi Konsula dan kode promosi yang bisa kamu pake


Ketiga co-faunder Konsula adalah orang yang luar biasa dengan sebuah ide cerdas yang memudahkan masyarakat Indonesia untuk mendapat jasa konsultasi kesehatan. Aplikasi inipun turut berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tindakan preventif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. Ngomong-ngomong soal kesehatan masyarakat, saya sangat senang konsula menyajikan kesehatan masyarakat secara utuh dengan mengikutsertakan peran dokter hewan. Kesehatan masyarakat bukan hanya kesehatan manusia tapi juga melibatkan kesehatan hewan dan lingkungan. Melalui Konsula kamu bisa mendapat informasi tentang dokter hewan dan klinik terdekat untuk mendapatkan layanan terbaik bagi hewan kesayangan kamu.


Ketiga co-founder Konsula dengan perwakilan dokter yang melayani chat dengan dokter. Mungkin suatu hari nanti aku ada disana dan ada fitur konsultasi kesehatan hewan kesayangan di Konsula.