Rabu, 01 Februari 2017

Simposium "Makanan Rumah, The Silent Killer?"

25 Januari 20017 bertepatan dengan hari gizi nasional, saya dan rekan-rekan blogger lainnya ikut dalam simposium dengan tajuk "Makanan Rumah, The Silent Killer". Simposium ini dihadiri oleh pakar-pakar gizi yang memberikan banyak ilmu bagi kami untuk memilih makanan yang bergizi dan baik bagi kesehatan. 
Sumber: Fanspage Sunco
Sekretaris Jenderal Persagi, Bapak ENntos Zainal menjelaskan terkait manfaat minyak goreng dalam kebutuhan gizi sehari-hari. Vitamin A, D, E, dan K merupakan vitamin yang larut dalam lemak sehingga membutuhkan ketersediaan lemak agar dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam tubuh. Beliau juga menjelaskan, ada beberapa makanan yang kandungan gizinya lebih baik saat disajikan dalam bentuk goreng. Namun, perlu diketahui kita perlu memilih minyak goreng yang tepat agar tidak menimbulkan efek negatif bagi kesehatan. Ibu Theresia Irawati dari Kementerian Kesehatan menjelaskan peralihan trend dari penyakit menular ke penyakit metabolisme. Dewasa ini penyakit metabolisme tak hanya menyerang orang usia tua ataupun kalangan atas, namun dapat menyerang semua kalangan akibat kebiasaan hidup yang tidak sehat. Dr. Tirta Prawita Sari menyatakan bahwa sering kali baru menyadari penyakit yang di derita setelah penyakit dirasa cukup parah. Oleh karena itulah diperlukan pola hidup ysehat dan pemilihan bahan makanan yang tepat agar terhindar dari sakit terutama penyakit-pemnyakit metabolisme. Christian Sugiono sebagai contoh keluarga sehat yang merupakan brand ambassador menjelaskan untuk mendapatkan hidup yang sehat diperlukan istirahat yang cukup, olahraga, dan pemilihan bahan pangan yang baik.


Bicara tentang minyak goreng, banyak yang bilang makan gorengan itu gak sehat, padahal gorengan itu enak. Nah, untuk itu perlu diingat penyerapan vitamin A, D, E, dan K membutuhkan lemak, selain itu beberapa bahan makanan memiliki kandungan gizi yang lebih ketika di goreng. Penggunaan minyak goreng tetap harus diperhatikan, minyak goreng yang baik memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
  1. Berwarna bening
  2. Memiliki tingkat kekentalan menyerupai air (encer)
  3. Tidak mudah beku
  4. Tidak serik di tenggorokan
Untuk membuktikan tingkat kekentalan minyak goreng dilakukan uji organoleptik dengan mengecap minyak goreng tersebut. Mirip dengan salah satu iklan televisi bukan? Yep... iklan televisi minyak goreng SUNCO. Sunco memiliki warna yang hampir bening, kekentalan menyerupai air, dan tidak mudah beku. Dengan kekentalan yang menyerupai air sunco merupakan minyak goreng baik yang sedikit menempel di makanan. 
 
Karena dapur Chef Nanda dipadati penonton, kami numpang foto di depan panggung 
Simposium ini diakhiri dengan demo masak oleh Chef Nanda. Chef mendemokan cara membuat mayonaise ala sanco. Mayonaise biasa dibuat dengan minyak zaitu yang harganya relatif mahal, namun sunco dengan segala keunggulannya terutama kekentalan menyerupai air dan tidak serik ditenggorokan dapat digunakan sebagai bahan dasar mayonaise yang lebih ekonomis. Dan masih banyak lagi resep sehat Sunco disini.

Sebelum menutup artikel ini, saya ingin sedikit bercerita. Saya menyelesaikan pendidikan sarjana setelah menulis skripsi tentang obesitas yang dapat menyebabkan adanya sumbatan pada pembuluh darah jantung atau dikenal dengan jantung koroner. Penyakit ini sedikit banyak diakibatkan oleh kesalahan pemilihan makanan dan bahan pangan yang digunakan di rumah. dan penyakit ini biasanya tidak di deteksi pada awal penyakit namun setelah penyakit berjalan cukup parah. Jadi mulai sekarang ayo hidup sehat, pilih bahan pangan yang baik untuk di rumah, dan banyak berolahraga.
Sunco minyak goreng baik dikit nempel di makanan merupakan salah satu pilihan bahan pangan yang baik untuk kesehatan. 
 
Mau tau lebih banyak tentang Minyak Goreng Sunco:
Website:
www.minyakgorengsunco.com
www.resepsehat.com
#Dikit nempel #Minyak Goreng Baik

4 komentar:

  1. Ini yang waktu ditawarin ke grup emang buat cewek semua apa gimana deh? Bahaha. Gue kok gak ikut? Kangen acara-acara bloger gini. :(

    Berarti nanti kalau jajan gorengan, gue tanya dulu abangnya gorengnya pakai minyak Sunco bukan. Buahaha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya ga, ini khusus cewek diatas 24 th atau sdh menikah.
      iya ni, lagi jarang acara. nunggu acaranya Mas Ari aja 😁

      Hapus
  2. Saya suka beli gorengan, dan kadang langsung gak enak di tenggorokan. Itu berarti minyaknya bukan sunco ya. :')

    Kalo di iklan, minyak yg bagus itu bisa diminum katanya.

    Minimal minum 8 liter sehari. :')

    BalasHapus
  3. wah seru juga ia bisa tahu cara membuat mayonaise ala sanco ...

    BalasHapus