Sabtu, 22 Agustus 2015

Jurnal 105, Borneo Wild Adventure

Orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman 
(Kolam Susu - Koes Plus)
Borneo, salah satu impian masa depan saya. Salah satu pulau terbesar di Indonesia dengan kekayaan alam yang tak terhingga, dari dalam perut bumi hingga ekosistem yang hidup di permukaannya. Sebagai seorang calon dokter hewan saya memiliki minat di bidang konservasi dan satwa liar, hal ini yang memotivasi untuk menjadi bagian dari penyelamatan hutan Kalimantan dan kehidupan liar di dalamnya.
Hutan Kalimantan dengan berbagai satwa endemik Indonesia dalam satu atau dua tahun kedepan akan menjadi rumah kedua untuk saya. 
Orang utan merupakan satwa endemik asal Indonesia dengan status "hampir punah". Pengembangan perkebunan dan pertambangan di Kalimantan mengakibatkan hilangnya habitat orang utan. Seringkali kita mendengar adanya konflik antara warga dengan orang utan. Kondisi ini sangat menyedihkan karena banyak masyarakat yang tidak menyadari pentingnya arti orang utan di ekosistem hutan Kalimantan. Terkadang angka kerugian yang ditimbulkan akibat konflik orang utan yang memasuki kawasan perkebunan mengakibatkan banyak terjadi tindakan kriminal seperti pembantaian terhadap orang utan. Selain itu, banyak masyarakat yang menganggap orang utan layak dijadikan sebagai pet animal dan dipelihara dilingkungan rumah. Kondisi ini mengakibatkan jumlah orang utan di habitat alaminya mengalami penurunan yang sangat drastis sehingga dinyatakan hampir punah.
Borneo wild adventure akan menjadi gambaran singkat dari pekerjaan yang akan saya lakukan nanti. Perjalanan singkat di Palangkaraya merupakan pengamatan langsung kehidupan orang utan di Kalimantan. Kehidupan orang utan dan sistem konservasi orang utan di Palangkaraya selama ini hanya bisa saya saksikan di salah satu stasiun televisi swasta yang menayangkan program konservasi orang utan di Kalimantan. Pastinya saya bisa belajar banyak jika bisa mengamati kehidupan orang utan secara langsung di hutan Kalimantan.
Perjalanan ke Pulau Kaget dan Kandangan sangat menarik perhatian saya. Bekantan juga merupakan satwa endemis Indonesia yang hanya ada di Pulau Kalimantan. Mungkin banyak orang tidak mengenal hewan ini seperti mengenal orang utan. Tapi bagi kamu yang pernah berlibur di Dunia Fantasi, pasti tau bahwa satwa ini dijadikan ikon tempat wisata tersebut. Seperti orang utan, Bekantan termasuk satwa yang hampir punah. Saya tidak tau banyak tentang satwa unik yang mirip pinokio ini karena belum banyak tulisan dan penelitian tentang Bekantan. Yang saya tau, Bekantan merupakan satwa endemik Indonesia yang memiliki struktur anatomi yang unik, kebiasaan yang unik, dan harus kita pertahankan keberadaannya di alam liar karena hanya Indonesia yang merupakan habitat alami si monyet pinokio ini.
Dosen saya sering bercerita Kalimantan memiliki sistem yang unik dalam pemeliharaan ternak. Pulau jawa dengan kepadatan penduduk yang tinggi mengakibatkan pemeliharaan ternak dilakukan dengan sistem kandang, jarang sekali terlihat ternak yang digembalakan di suatu padang yang luas. Kalimantan memiliki lahan yang sangat luas sehingga mereka bebas memelihara ternak dengan cara mengembalakan di padang yang luas. Selain menghemat pendanaan untuk kandang, sistem ini merupakan suatu pemandangan yang menarik untuk kamu yang menyukai tantangan.
Orang utan dengan status konservasi hampir punah mengakibatkan satwa ini dilarang untuk dipelihara dan dijadikan sebagai komoditas. Berbeda dengan orang utan, Buaya bisa dijadikan sebagai sumber komoditas dengan syarat bahan tersebut diambil dari buaya yang berasal dari penangkaran bukan diambil dari alam. Buaya merupakan salah satu cerita yang paling menarik di Kalimantan. Negeri seribu sungai ini memiliki banyak sungai yang panjang dan dalam, sangat cocok untuk habitat buaya. Kunjungan di Penangkaran buaya bisa menjadi pelajaran singkat tentang pengembangbiakan buaya di penangkaran sehingga bisa dijadikan sebagai sumber komoditas.
Ekspedisi mengunjunggi lokasi-lokasi satwa endemik di Kalimantan merupakan minat utama saya di Borneo wild adventure, namun kunjungan ke Kalimantan tidak akan lengkap tanpa adanya interaksi dengan masyarakat Dayak. Suku Dayak merupakan ikon utama Kalimantan. Suku Dayak merupakan suku yang kaya akan adat dan budaya, dengan pakaian yang unik, kebiasaan yang unik, dan kemampuan mereka dalam meracik herbal dari tanaman khas hutan Kalimantan.
Borneo wild adventure bukan hanya menjadi perjalanan wisata mengelilinggi Kalimantan. Bagi saya, perjalanan ini akan menjadi media untuk mengenal dan mengamati kehidupan satwa liar di Kalimantan.
New Daihatsu Terios dengan desain interior yang diatur sedemikian rupa untuk memberikan kenyamanan bagi penumpang terutama dalam perjalanan panjang. New Daihatsu Terios dengan desain menarik cocok untuk digunakan pada medan yang berat. New Daihatsu Terios dengan segala keunggulannya siap untuk berpetualang di negeri seribu sungai melewati jalan berbatu dan memasuki hutan untuk lebih mengenal dan mengembangkan potensi dan kekayaan alam serta budaya Indonesia

Indonesia adalah kolam susu seperti dalam lagu Koes Plus, bahkan tongkat dan kayu pun bisa menjadi tanaman. Semua kekayaan sumber daya alam Indonesia tidak akan ada gunanya jika orang Indonesia tidak mau peduli. Mari bersama lebih mengenal Indonesia, potensi alam dan budaya yang tersimpan di dalamnya. Kalau bukan kita siapa lagi??
http://log.viva.co.id/terios7wonders2015/mekanisme






1 komentar: