Sabtu, 30 Agustus 2014

Jurnal 99, [7Wonders] Sumatera Coffee Paradise


Kopi merupakan komoditi asal pegunungan di Ethopia pada 800 SM. Namun kopi mulai di kenal masyarakat dunia setelah dikembangkan di wilayah Yaman oleh saudagar Arab. Kata kopi berasal dari bahasa arab yang memiliki makna "kekuatan", karena pada awal pengembangannya kopi digunakan sebagai salah satu minuman berenergi. Di Indonesia kopi dibawa oleh VOC dan mulai dikembangkan di Pulau jawa. Hasil dari tanaman kopi dipandang cukup menguntungkan oleh VOC sehingga perkebunan kopi mulai dikembangkan di luar pulau Jawa.

Kopi merupakan salah satu hasil komoditi perkebunan yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Kopi merupakan salah satu sumber devisa negara dan merupakan sumber  penghasilan bagi tidak kurang dari satu setengah juta jiwa petani kopi di Indonesia.   Saat ini Indonesia merupakan negara penghasil kopi terbesar ketiga di dunia, setelah Brazil dan Vietnam. Namun, jika kita lihat lebih detail masyarakat Indonesia tidak mengenal potensi tersebut dan banyak masyarakat awam yang tidak mengetahui wilayah-wilayah yang menghasilkan kopi terbaik di Indonesia. Masyarakat lebih banyak mengenal jenis-jenis kopi yang berasal dari luar negeri seperti latte, cappucino, dan sejenisnya. Orang Indonesia seolah lupa bahwa kopi terbaik dunia banyak tersebar di seluruh wilayah Indonesia seperti kopi luwak, kopi mandailing, kopi gayo aceh, ataupun kopi wamena. Jenis kopi yang memiliki aroma dan rasa yang tepat bukan kopi yang dengan rasa lezat setelah ditambahkan susu, cokelat, dan foam.

Pada tahun 2012, Daihatsu menjelajahi keindahan alam Indonesia dengan mengusung tema "Sumatrera Coffee Paradise". Ekspedisi ini bertujuan untuk menggambarkan brand Terios sebagai "sahabat petualang". Dengan 3 unit Daihatsu Terios Hi-Grade Type TX AT dan TX MT para petualang dan jurnalis penikmat kopi memulai perjalanan panjang menikamati keindahan alam dan cita rasa kopi di pulau sumatera. Perjalanan 15 hari menyusuri bukit barisan hingga ke titik 0 KM Indonesia bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, tim dari bengkel Daihatsu bekerja keras dalam mepersiapkan Terios yang akan digunakan untuk menempuh perjalanan 3600 KM tersebut. Tim ekspedisi yang terdiri atas orang-orang dari media cetak, media elektronik, dan media online. Untuk mengakomodasi perlengkapan yang akan dibawa oleh anggota tim, Daihatsu Terios telah dilengkapi dengan roof  bag dan roof box. Kondisi dengan perlengkapan ekstra ini menunjukkan Daihatsu Terios memiliki performa yang baik untuk perjalanan di berbagai medan dan memiliki ruang yang cukup untuk ekstra bagasi dengan tetap mengutamakan safety.

Selasa, 19 Agustus 2014

Jurnal 98, Rumah Kopi Ranin


"Sekali seduh kita bersaudara, karenanya Ranin adalah rumah pembebasan dari segala hegemoni modal dan kekuasaan. Di Ranin kita duduk sama rendah, menanggalkan segala predikat yang tidak menambah nikmat cita rasa kopi. Ngopi di Ranin adalah menikmati kopi sambil merajut kembali aspek kemanusiaan dan ekologi yang sering ditinggalkan" --Rumah Kopi Ranin
Akhir nya saya merasakan kalau tidur-tiduran di kosan gak akan menghasilkan apapun selain kepala yang makin berat karena kebanyakan tidur, perut yang kelaparan karena gak mau masak atau beli makanan di bara,  senyum-senyum sendiri ketika banyakan nonton korea, atau perasaan puas yang muncul ketika berhasil ngelewatin episode Mahabarata yang lagi tayang di TV. Jadi tadi siang setelah shalat zhuhur dengan langkah yang cukup berat saya melangkahkan kaki untuk mencari tempat yang bisa meningkatkan kreativitas otak dan menghasilkan sesuatu yang mungkin berarti. So... disinilah saya berada, duduk cantik dengan segelas ice coffee latte dan sepiring kentang goreng di "Rumah Kopi Ranin".