Jumat, 10 Oktober 2014

Jurnal 100, Rempah Mahakarya Lambang Kejayaan Indonesia Dalam Sejarah

Jika ratusan tahun yang lalu tidak terjadi ekspedisi pencarian rempah-rempah oleh bangsa Eropa sehingga menimbulkan kolonialisme di Nusantara. Apakah akan lahir sebuah negeri bernama Indonesia?
Rempah-rempah menjadi lebih berharga karena asal-usulnya yang tidak jelas dan telah memberikan nilai kekayaan bagi bangsa-bangsa di timur tengah. Pada abad ke-16 rempah rempah menjadi simbol kekayaan dan status sosial. Kalangan bangsawan Eropa dianggaplebih sukses ketika mengadakan sebuah pesta dengan rempah-rempah yang berlimpah dan rempah-rempah menjadi aset kekayaan yang disimpan setara dengan permata. Namun, kekaisaran Ottoman menutup jalur perdangan rempah-rempah dan menaikkan harga sehingga terjadi kelangkaan rempah-rempah di daratan Eropa.
Kelangkaan rempah-rempah mengundang minat bangsa Eropa untuk menemukan sendiri wilayah tempat rempah-rempah berasal. Penjelajahan Samudera ini dimulai ketika Chrispher Colombus memberikan pernyataan berani "bahwa Hindia adalah wilayah terkaya didunia dan saya bicara terkait rempah-rempah". Colombus memang bukan orang yang menemukan tempat dimana asal rempah-rempah, namun perjalanan kembali ke Eropa dengan tumbuhan cabai dan orang Indian membangkitkan minat para investor untuk membiayai perjalanan menemukan daerah asal rempah-rempah.

Sabtu, 30 Agustus 2014

Jurnal 99, [7Wonders] Sumatera Coffee Paradise


Kopi merupakan komoditi asal pegunungan di Ethopia pada 800 SM. Namun kopi mulai di kenal masyarakat dunia setelah dikembangkan di wilayah Yaman oleh saudagar Arab. Kata kopi berasal dari bahasa arab yang memiliki makna "kekuatan", karena pada awal pengembangannya kopi digunakan sebagai salah satu minuman berenergi. Di Indonesia kopi dibawa oleh VOC dan mulai dikembangkan di Pulau jawa. Hasil dari tanaman kopi dipandang cukup menguntungkan oleh VOC sehingga perkebunan kopi mulai dikembangkan di luar pulau Jawa.

Kopi merupakan salah satu hasil komoditi perkebunan yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Kopi merupakan salah satu sumber devisa negara dan merupakan sumber  penghasilan bagi tidak kurang dari satu setengah juta jiwa petani kopi di Indonesia.   Saat ini Indonesia merupakan negara penghasil kopi terbesar ketiga di dunia, setelah Brazil dan Vietnam. Namun, jika kita lihat lebih detail masyarakat Indonesia tidak mengenal potensi tersebut dan banyak masyarakat awam yang tidak mengetahui wilayah-wilayah yang menghasilkan kopi terbaik di Indonesia. Masyarakat lebih banyak mengenal jenis-jenis kopi yang berasal dari luar negeri seperti latte, cappucino, dan sejenisnya. Orang Indonesia seolah lupa bahwa kopi terbaik dunia banyak tersebar di seluruh wilayah Indonesia seperti kopi luwak, kopi mandailing, kopi gayo aceh, ataupun kopi wamena. Jenis kopi yang memiliki aroma dan rasa yang tepat bukan kopi yang dengan rasa lezat setelah ditambahkan susu, cokelat, dan foam.

Pada tahun 2012, Daihatsu menjelajahi keindahan alam Indonesia dengan mengusung tema "Sumatrera Coffee Paradise". Ekspedisi ini bertujuan untuk menggambarkan brand Terios sebagai "sahabat petualang". Dengan 3 unit Daihatsu Terios Hi-Grade Type TX AT dan TX MT para petualang dan jurnalis penikmat kopi memulai perjalanan panjang menikamati keindahan alam dan cita rasa kopi di pulau sumatera. Perjalanan 15 hari menyusuri bukit barisan hingga ke titik 0 KM Indonesia bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, tim dari bengkel Daihatsu bekerja keras dalam mepersiapkan Terios yang akan digunakan untuk menempuh perjalanan 3600 KM tersebut. Tim ekspedisi yang terdiri atas orang-orang dari media cetak, media elektronik, dan media online. Untuk mengakomodasi perlengkapan yang akan dibawa oleh anggota tim, Daihatsu Terios telah dilengkapi dengan roof  bag dan roof box. Kondisi dengan perlengkapan ekstra ini menunjukkan Daihatsu Terios memiliki performa yang baik untuk perjalanan di berbagai medan dan memiliki ruang yang cukup untuk ekstra bagasi dengan tetap mengutamakan safety.

Selasa, 19 Agustus 2014

Jurnal 98, Rumah Kopi Ranin


"Sekali seduh kita bersaudara, karenanya Ranin adalah rumah pembebasan dari segala hegemoni modal dan kekuasaan. Di Ranin kita duduk sama rendah, menanggalkan segala predikat yang tidak menambah nikmat cita rasa kopi. Ngopi di Ranin adalah menikmati kopi sambil merajut kembali aspek kemanusiaan dan ekologi yang sering ditinggalkan" --Rumah Kopi Ranin
Akhir nya saya merasakan kalau tidur-tiduran di kosan gak akan menghasilkan apapun selain kepala yang makin berat karena kebanyakan tidur, perut yang kelaparan karena gak mau masak atau beli makanan di bara,  senyum-senyum sendiri ketika banyakan nonton korea, atau perasaan puas yang muncul ketika berhasil ngelewatin episode Mahabarata yang lagi tayang di TV. Jadi tadi siang setelah shalat zhuhur dengan langkah yang cukup berat saya melangkahkan kaki untuk mencari tempat yang bisa meningkatkan kreativitas otak dan menghasilkan sesuatu yang mungkin berarti. So... disinilah saya berada, duduk cantik dengan segelas ice coffee latte dan sepiring kentang goreng di "Rumah Kopi Ranin".

Sabtu, 14 Juni 2014

Jurnal 97, Liebster Award



Liebster Award....
Yeay... saya jadi ngerasa semacam selebritis yang mendapat award dan pulang-pulang bawa tropi semacam Grammy Award, Panasonic Award, MTV Music Award, dan bla... bla... Award lainnya. Sebelumnya saya harus mengucapkan terima kasih kepada Ailsa Fathir Humaira, kak Siti Nurjanah, dan Pertiwi Yuliana yang telah menyelipkan nama saya diantara 11 blogger Liebster Award kalian. Karena nama saya udah muncul tiga kali dan angka favorit saya adalah 3 "kebangetan" kalau 11 pertanyaan dari mereka bertiga belum di jawab. So... siapapun yang pertama kali mengusung Liebster Award ini, "tolong ampuni saya yang sedang sok sibuk ngerjain skripsi ini karena melanggar aturan nomor 2 Liebster award, karena saya harus menjawab 33 pertanyaan yang diberikan oleh 3 blogger diatas."

Kamis, 15 Mei 2014

Jurnal 96, Congratulation Nadine

Satu bulan yang lalu sebelum keberangkatannya ke Australia, Nadine menceritakan tentang kemungkinan dia mengundurkan diri dari koas gelombang tiga nanti. Alasan pastinya tidak diceritakan, Nadine hanya bilang sesuatu yang luar biasa dan gak perlu dibahas kalau gak lolos. Jujur aja saya penasaran, tapi saya hanya bisa nunggu hingga kabar gembira itu datang dan diceritakan oleh Nadine. Katanya, sesuatu yang berhubungan dengan research dan karnivora.
Siapa Nadine??

Rabu, 30 April 2014

Jurnal 95, The Memorable Moment, DUFAN

Tips (1) liburan di Dunia Fantasi (DUFAN):
  1. Berkunjung di hari kerja, Dufan serasa punya sendiri kalau kita berlibur pada saat weekday. Tanpa ngantri dan bisa menikmati wahana sepuasnya.
  2. Namanya juga kerja, kalaupun tidak bisa datang ketika weekday, hindari kunjungan di libur panjang terutama natal dan tahun baru. Walaupun tidak menguranggi euforia saat menikmati wahana, tapi kita pasti akan berpikir ulang untuk mengantri dan bermain di wahana yang sama. 
  3. Dan saya?? Pernah merasakan pengalaman berkunjung ke Dunia Fantasi di kedua momen diatas.

Minggu, 06 April 2014

Jurnal 94, Serial #1 Pencegahan TB, tugas siapa?

TB atau tuberkulosis merupakan salah satu penyakit gangguan pada saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberkulosis. Penyakit ini dapat menular melalui udara karena itulah penularan antar individu bisa terjadi dengan cepat. Selain itu, pengobatan penyakit ini harus dilakukan secara intensif dan membutuhkan waktu yang cukup panjang.
Penulatan TB melalui udara (Sumber: CDC)

Senin, 31 Maret 2014

Jurnal 93, One World One Health

Pertengahan bulan maret lalu, saya dan teman-teman bersemangat untuk ikut berdiskusi tentang lingkungan bersama WWF dan BlogDetik. Ketika melihat pengumuman tentang acara yang hanya mengundang 100 blogger saya segera mendaftar dan mengajak beberapa teman blogger yang memiliki satu minat yaitu satwa liar. Hal pertama yang saya pikirkan tentang WWF adalah kepedulian NGO ini terhadap satwa liar dan tentu saja, lingkungan. Acara yang berlangsung setelah makan siang ini memberikan banyak pengetahuan tentang lingkungan yang kadang terlupakan. Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk lingkungan, dan tindakan tersebut bisa berefek positif maupun negatif bagi bumi yang kita tinggali ini. Kita bisa menghemat penggunaan plastik atau menguranggi penggunaan bahan bakar dan listrik. Tapi apakah kita melakukan hal tersebut??

Jumat, 21 Februari 2014

Jurnal 92, Birthday Party



Kebetulan yang amat sangat kebetulan jurnal terakhir yang saya tulis jatuh pada angka 91. Karena gak rela angka 92 jatuh untk tulisan lain, jadi saya memodifikasi tanggal postingan ini agar sesuai dengan ulang tahun pada bulan februari lalu. Tahun ini saya genap berusia 22 tahun tapi tingkah laku saya gak jauh beda sama si dedek yang baru 10 tahun ("Maklum kelamaan jadi anak tunggal (padahal cuma 6 tahun), dan lebih lama lagi jadi anak bungsu ngoh).

Sabtu, 15 Februari 2014

Jurnal 91, Protect Paradise (Hindari Bencana dengan Melindunggi Hutan)

Hutan adalah paru-paru dunia penghasil oksigen dan pengatur siklus hidrologi yang juga menyimpan begitu banyak kehidupan dan kekayaan keaneka-ragaman hayati. Hutan juga merupakan rumah bagi jutaan orang rimba yang untuk bertahan hidup bergantung dari hutan-baik secara fisik maupun spiritual. Namun hutan terancam punah, dan itulah fakta yang harusnya menjadi perhatian semua orang.(Cara kreatif lindungi hutan-Greenpeace)
Saya dibesarkan di kawasan pegunungan yang dikelilinggi oleh salah satu Taman Nasional terbesar di Indonesia, Kerinci. Tentunya  yang akan diingat oleh banyak orang adalah puncak andalas yang merupakan gunung berapi tertinggi di Indonesia, Gunung Kerinci. Saat dulu masih kecil, ayah saya sering kali mengajak hieking di sekitar kawasan rumah yang termasuk dataran tinggi di Kerinci. Saya masih ingat kesegaran udara yang saya hirup belasan tahun yang lalu dan betapa sejuknya alam Kerinci bahkan ketika matahari sedang terik. Seiring berjalannya waktu bersamaan dengan tindakan perusakan dan pengalihan fungsi hutan memberi efek negatif pada kondisi cuaca di sekitar lokasi hutan. Ketika duduk di bangku SMP pernah terjadi banjir bandang dari sungai yang ada di desa kami, banjir yang terjadi saat tengah malam dan menelan korban jiwa. Alam terkadang memberi pelajaran berharga pada manusia dan mungkin banjir bandang tersebut merupakan hukuman karena kawasan hutan di sekitar desa telah di rusak oleh tangan-tangan manusia. Efek jangka panjang yang dirasakan adalah cuaca dan iklim, daerah pegunungan yang dulunya sejuk mulai terasa panas akibat berkurangnya kawasan rindang disertai polusi dari kendaraan bermotor. Dan, perjalanan singkat ini mengajarkan saya untuk lebih memperhatikan alam, bukan hanya untuk saya dan kita yang hidup pada era ini. Tujuan kita melindunggi hutan yang sesungguhnya adalah untuk melindunggi anak cucu kita yang akan mendiami alam ini puluhan tahun atau bahkan ratusan tahun yang akan datang.

Selasa, 11 Februari 2014

Jurnal 89, Vampire Academy

Setelah penantian selama 4 tahun akhirnya hari ini datang. Sabtu malam, saya sukses nyeret kak Yayuk nemenin nonton Vampire Academy. Once upon the time, (8/2) ketika bangun tidur seperti biasa memantau kondisi timeline. Mengingat 7 Februari adalah hari launching Vampire Academy di Amerika Serikat dan Kanada, Saya mengkhususkan kegiatan sabtu pagi adalah kepo. Sebenarnya udah kepoin akun twitter, facebook, dan beberapa website sejak sabtu dini hari (mengingat perbedaan waktu Indonesia dan USA). Surprise-nya adalah dari akun twitter fans Vampire Academy Indonesia yang merujuk dari 21cineplex.com yang menyatakan bahwa Vampire Academy tayang HARI INI 8 Februari 2014 di Indonesia. Setelah semalaman uring-uringan dan ngiri dengan para fans dari USA dan Kanada yang bisa nonton di hari pertama penayangan, dan lebih iri lagi sama beberapa fans yang rela terbang ke USA untuk hadir di red carpet, dilanjutkan semaleman mengutuk 21cineplex.com yang tidak memberi informasi tanggal penayangan film ini yang sudah muncul di coming soon (Oke dan kalimat diatas hancur abis, bisa sesak nafas bacanya). Intinya adalah saya gak nyangka aja kalau Vampire Academy akan tayang 1 hari setelah penayangan di USA. Sumpah deh, 21cineplex.com keren abis. Saya sangat menyadari dibalik sebuah kebahagian harus ada pengorbanan. Pengorbanannya adalah penayangan pertama kali Vampire Academy terletak pada jam tayang MIDNIGHT.

Jumat, 07 Februari 2014

Jurnal 88, Edisi Curcol

Seminggu terakhir seperti hidup dalam kenangan tahun lalu...
Banyak kebahagian yang bisa datang dari hal sederhana, sebuah pencapaian luar biasa, atau mungkin kemampuan memperoleh keinginan. Namun sesungguhnya kebahagiaan apapun tak sebanding dengan sesuatu yang sangat luar biasa tapi diambil dari hidupmu dan tak kan kembai lagi.

Minggu, 02 Februari 2014

Jurnal 87, February

February is mine, Februari adalah bulan penuh cinta dan saya sangat beruntung terlahir di bulan Februari. Masih ingat serial wiro sableng? Saya selalu suka menonton serial yang di angkat dari novel berjudul sama karya ayah Vino G Bastian itu, kenapa? Karena angka sakti yang di tato di dada wiro sableng adalah ulang tahun saya.
 21 Februari 1992...

Jurnal 86, Sehat Itu Mudah

Setelah beberapa menit yang lalu menulis tentang poster dan zoonosis, tiba-tiba saya ingat pernah menulis tentang Sehat itu mudah. Check this...
Waktu masih kecil dan ada yang bertanya “Kakak kalau udah gede mau jadi apa?” dan saya jawab “dokter”.
Sumber: http://gardenrain.wordpress.com/2009/04/27/zoonosis/

Jurnal 85, Flu Burung, Zoonosis, dan Poster


Poster hasil karya saya dan teman-teman
design by. Talitha Khairunisa
Salah satu mata kuliah di semester 8 adalah Zoonosis. Pada mata kuliah tersebut kami dibagi dalam beberapa kelompok dan ditugaskan membuat sebuah poster yang mudah di pahami tentang beberapa penyakit Zoonosis. Jreng.. jreng.. Kelompok saya sangat beruntung mendapat tugas poster tentang penyakit Flu Burung. Sebelum saya nulis kemana-mana, penyakit zoonosis merupakan penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia atau sebaliknya. "Atau sebaliknya" sengaja saya bold, karena makna tersebut sering terlupakan oleh manusia. Penyakit yang dapat berpindah dari hewan ke manusia sering kali dilupakan karena manusia lebih fokus ke kesehatannya sendiri. 

Selasa, 28 Januari 2014

Jurnal 83, Me and Koala


Sumber: isbi2014.com
Akibat otak-atik template blog dan lupa nge-save template yang default berujung ke design blog yang acak-acakan, bukan berarti dulunya blog saya keren lo. tapi masih lumayan lah. Selama proses mengembalikan ke template awal, saya sekalian aja nyari-nyari template yang udah jadi. Beberapa kali gonta ganti, cocok dan gak cocok, terlalu rame lah, atau malah saya yang gak ngerti pengaturannya. Hingga akhirnya ketemu template dengan tema koala seperti yang saya pake sekarang, and I love it :). Nah, karena itu sejak tadi sore, saya memutuskan untuk menggunakan koala sebagai identitas blog saya. Kenapa?
  1. I will be a veterinarian. dan suatu hari nanti koala akan termasuk salah satu jenis pasien saya
  2. I Love wild life
  3. Ada teman yang bilang saya kayak koala

Kamis, 23 Januari 2014

Jurnal 82, Best Holiday Plan ala Feby

Beberapa waktu lalu saya iseng ikutan lomba menulis rencana liburan yang hadiahnya ke Tokyo dan KALAH...
Dimana-mana yang namanya kekalahan selalu gak enak, tapi sisi positifnya adalah "berbagi". Ya, melalui kompetisi ini saya bisa berbagi rencana liburan untuk lebih tau tentang Indonesia melalui sejarahnya dan semoga tulisan ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk beralih dari mall ke museum. Dan, melalui kompetisi ini saya belajar lebih banyak ketika membaca dan membayangkan rencana liburan peserta lainnya.


Walaupun tulisan ini bukanlah pemenang kompetisi, tapi semoga tulisan ini bisa memberi inspirasi, Check This out.....
WISATA MUSEUM