Kamis, 21 Juni 2012

Jurnal 31, History

Aku suka sejarah karena sejarah merekam setiap peristiwa yang perlu diingat; nama-nama penting, monumen bersejarah, dan kejadian istimewa. Kata sejarah sendiri serat dengan makna yang luar biasa-Masa lampau yang tetap utuh dimasa depan. Apapun yang terjadi, menjadi bagian dari sejarah adalah sesuatu yang menakjubkan.
The thing is, everything and everyone is a part of history. Namamu mungkin tak hadir dalam buku-buku pelajaran yang dibagikan sebagai bagian dari kurikulum wajib, tetapi kau tetap merupakan bagian dari sejarah hidup seseorang. baik itu adalah sesuatu yang besar seperti masuk ke koran lokal kotamu karena memenangi posisi pertama di science fair, atau sesuatu yang lebih sederhana, seperti foto kelasmu di buku tahunan sekolah. Namamu akan ada dalam hati sahabat dan anggota keluargamu, kau akan menjadi cinta pertama seseorang, pasangan porm seseorang, dan sahabat seseorang. Dan, saat meninggalkan dunia nantinya, dirimu akan selamanya menjadi bagian dari sejarah, sekecil apapun lingkupnya.

Cerita diatas adalah salinan dari halaman 1 novel yang diantarkan oleh petugas pengiriman paket tadi sore. Saya sudah lama menunggu paket itu datang, sebuah novel yang saya beli secara online dan ditulis oleh penulis Indonesia favorite saya. Sekali lagi mbak Winna sukses membuat saya jatuh cinta pada karyanya, saya suka pada cover buku yang dominan berwarna biru, saya suka desain covernya, saya suka sinopsisnya, dan saya sangat suka seluruh kalimat yang tertulis di bagian pertama buku ini.
2 paragraf diatas adalah hal paling indah yang pernah saya baca. Saya selalu bilang suka sejarah dengan alasan 'Kita ada hingga saat ini karena sejarah'. Dan, setelah membaca rangkaian kata itu saya menyadari sejarah itu lebih luas bahkan jauh lebih luas dibandingkan titik terjauh yang mampu dicapai oleh mata kita.
Mr. Gregg Briggs, guru sejarah yang sangat keren. Menggunakan metode yang berbeda untuk mengajar; belajar melalui komik seri tokoh dunia, film Schindler's List, dan belajar sejarah dunia dengan permainan monopoli. Kreatif!!

Saya tidak bisa ingat sejak kapan mulai menyukai sejarah, yang saya ingat adalah....
  • Saya mengerjakan soal-jawab untuk mata pelajaran IPS ketika SD. Saya memilih untuk ikut lomba Mata pelajaran IPS tapi ditolak oleh guru kelas dan dipindahkan ke lomba mengarang, Setelah tiba di rumah saya menangis dan mengundurkan diri dalam lomba tersebut.
  • Fans berat guru sejarah SMP, Bu Memori Skorida. Guru yang mengajarkan ilmu sejarah ketika saya kelas I dan III SMP. Beliau yang memotivasi saya untuk menghapal semua silsilah kerajaan Hindu di Indonesia dan mendapat nilai 100 saat ulangan (Dan, sekarang saya lupa dengan silsilah itu). -->Nama Memori memang pantas disandang oleh beliau.
  • Bu Malasina dengan cara mengajar hampir sama dengan bu Mory, tapi tidak banyak berinteraksi dengan kami karena pelajaran sejarah ditempatkan pada jam yang salah, setelah upacara bendera. 
  • Pak Desrianto yang mengajar sejarah di kelas XI dan XII. Beliau memang tak lebih hebat dari bu Mory (pendapat subjektif), tapi beliau mengajar secara detail.
  • Guru Bahasa Indonesia SMP yang menganjurkan untuk menulis diary untuk catatan sejarah pribadi. sayangnya saya hanya rutin menulis selama satu tahun dan sesekali menulis pada tahun-tahun selanjutnya.
  • Terinspirasi dari film Mirror, Saya menulis surat untuk banyak orang tapi tak satupun yang dikirim. Pertama kali menulis saat SMP dan membakar semua surat yang saya tulis karena ditertawakan oleh uni. Mulai menulis surat (lagi) sejak satu tahun yang lalu dan tak satupun yang akan saya kirim.
  • Ide penelitian untuk menggabungkan ilmu kedokteran hewan dan sejarah dengan kata 'fosil'. Dan saya menyerah saat menemukan satu-satunya dokter hewan yang meneliti hubungan tersebut telah meninggal dunia sepuluh tahun yang lalu (dan data itupun tidak akurat).
Masih banyak hal tentang sejarah yang ada dalam pikiran saya dan dengan jumlah yang hampir sama hal itu tergabung dengan dunia khayal yang melewati otak ini.
Mari melanjutkan membaca buku dengan halaman pertama yang mendeskripsikan sejarah dengan sangat indah.

0 komentar:

Posting Komentar