Rabu, 28 Desember 2011

VISI 3 goes to Bandung

Awal desember lalu, tepatnya tanggal 3-4 Desember 2011, saya dan rekan-rekan dari VISI (Veterinary Integrated Skill Improvement) Ikatan mahasiswa Kedokteran Hewan Indonesia melaksanakan kunjungan ke PT. Sanbe Farma dan Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang. Sabtu 3 Desember 2011, Saya dan teman-teman angkatan 46 dijadwalkan untuk melaksanakan ujian patologi umum dan karena itu kami berangkat di kloter ke dua sehingga tidak mengikuti kunjungan pertama ke PT. Sanbe Farma.
Kami berangkat pada pukul 09.00 WIB dari Dramaga Bogor dan sampai di Lembang pada pukul 13.00 dimana rekan-rekan yang telah selesai melaksanakan kunjungan ke PT. Sanbe farma menunggu untuk melanjutkan kunjungan ke BIB Lembang. di BIB Lembang kami ditunjukkan lokasi kandang ternak yang dipenuhi oleh sapi-sapi unggul dari dalam dan luar negeri, walaupun kebanyakan sapi-sapi yang ada di BIB Lembang adalah sapi-sapi import yang berasal dari Australia. Kami diperkenalkan tentang managemen perawatan ternak di kandang dan arti dari konstruksi bangunan kandang yang diutamakan untuk memudahkan pemberian pakan dan aliran irigasi yang baik. Setelah dari kandang ternak, kami melihat padang gembalaan ternak yang ditanami oleh rumput-rumput subur untuk menempatkan ternak yang semennya baru ditampung. Padang gembala ternak menjadi lokasi favorite kami untuk melepaskan hobbi fotografi ataupun modelling karena di lokasi ini kami disibukkan dengan kamera, kamera, dan kamera. Selanjutnya kami ditunjukkan tempat yang digunakan untuk menampung semen, pemeriksaan rutin, dan karantina bagi ternak-ternak yang sakit.
Agenda terakhir di BIB Lembang adalah pengenalan menegemen dan pengelolaan BIB Lembang, sebelum memasuki ruangan kami disuguhi susu jahe hangat yang rasanya sungguh enak (Bahkan enak bagi saya yang tidak menyukai susu segar). Setelah pembagian brosur tentang BIB Lembang dan pemberian kenang-kenagan berupa plakat kami mohon izin untuk foto bersama di halaman BIB Lembang dan dilanjutkan dengan berbagai jenis foto narsis, seperti yang saya tulis sebelumnya yaitu kami mengeluarkan hobi dan bakat di bidang fotografi dan modelling.
Perjalanan selanjutnya adalah menuju ke tempat penginapan di rumah warga yang disewakan. Hal yang mengesankan untuk malam itu adalah ide cerdas dari mas Arif yang membeli ikan hidup untuk makan malam kami, mungkin tujuannya bagus untuk membuat acara bakar-bakar ikan, tapi ini berefek buruk untuk kami yang bertugas membersihkan dan membumbui ikan. Saat ikan di bakar terjadi hal yang tidak diinginkan 'ikannya hangus' karena orang yang bertugas membakar ikan (Bayu dan Rahmat) lupa menambahkan bumbu kecap di ikan tersebut jadi lah ikan itu sangat kering dan bau yang mengidentifikasikan hangus. Hingga akhirnya ikan-ikan yang belum dibakar atau belum hangus di goreng di rumah salah satu petugas BIB Lembang yang membantu kami untuk mendapat penginapan (dan ternyata adalah orang Padang, satu hal yang membuat saya bahagia bisa berbicara dalam bahasa minang dan melihat tatapan tidak mengerti orang-orang jawa yang di sore hari membuat saya binggung karena mereka menggunaka bahasa jawa di hampir seluruh percakapan). 
4 Desember 2011, acara dibuka dengan ngobrol pagi bareng dan dilanjutkan dengan senam pagi penuh ancaman (Gak lulus ujian Farmakologi) dan diakhiri dengan gerakan aneh yang tidak jelas antara gerakan pemanasan, gerakan inti, dan gerakan pendinginan. Pukul 08.00 kami meninggalkan penginapan dan berangkat ke lokasi outbond di Cikole. Outbond dimulai dengan permainan dinamika kelompok Cingciriping, Samson & Delilah, serta permainan yang melibatkan bola, pipa, dan tali. Hasil akhir dan kesimpulan dari permainan dinamika kelompok adalah permainan akan dimenangkan oleh grup yang bukan grup Arif dan Rahmat.
Permainan Individu berupa Flying Fox, Elvis, dan Jaring laba-laba. Permainan yang meningkatkan adrenalin, seru, dan penuh kejutan karena terlihat gampang tapi saat dilakukan susah banget.
Kunjungan ini ditutup dengan wisata ke Tangkuban Perahu, tapi wisata ini hanya berjalan singkat hanya diisi dengan foto-foto di dekat kawah balerang dan akhirnya kembali ke mobil akibat hujan deras. Sebelum kembali ke Bogor kami mampir ke pusat pembelian oleh-oleh untuk minum bandrek, dan membeli beberapa oleh-oleh untuk di bawa ke Bogor. Perjalanan ini benar-benar ditutup dengan kecapean, tidur dan melupakan ujian Farmakologi yang akan dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB esok harinya.
@ BIB Lembang

Veterinarian

Our Dinner

Senam pagi dan sarapan

Dinamika Kelompok: Tali, bola, dan pipa

Memacu adrenalin

The Last: Tangkuban Perahu

0 komentar:

Posting Komentar